Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melaksanakan proyek penarikan air baku dari Bukit Sada ke Serawai. Proyek diharapkan membantu masyarakat dalam penyediaan sumber air bersih.

Kepala Seksi Balai Wilayah Sungai Kalimantan 1 Kementrian PUPR, Rizal menerangkan proyek penarikan air baku dari Bukit Sada menuju ke Kecamatan Serawai menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kabupaten Sintang sebesar Rp 13,72 Milyar.

“Jarak total penarikan pipa dari Bukit Sada sekitar 11,4 kilometer. Rencananya nanti dibagi menjadi 2 klasifikasi model pipa,” ungkapnya.

Rizal memaparkan untuk pipa besi, jarak yang akan dibangun sekitar 1,5 Kilometer (Km). Nantinya, akan disambung dengan pipa kecil yang ditanam di bawah tanah dengan jarak sekitar 9,88 Km.

“Debit air yang akan dialiri sebesar 10 liter/detik. Ini diperkirakan mampu mengaliri air tiga desa di Kecamatan Serawai,” katanya.

Pihaknya juga akan membangun satu buah reservoar atau bak penampungan. Apabila sudah dibangun, distribusi air ke rumah-rumah masyarakat akan ditangani oleh PDAM.

“Sampai saat ini kontrak sudah mulai dari tanggal 28 Mei 2017. Berakhir 25 Desember 2017. Kami sudah survei lokasi,” tukasnya.

SUMBER: DISINI